Kategori
Uncategorized

Gak Semua Cowok Mau Cari Pacar Di Aplikasi Cari Jodoh!

Untuk kamu kaum hawa pengguna aplikasi cari jodoh, sudah saatnya mengetahui tipe-tipe pria yang sedang kamu kencani. Sebab tidak semua pria mencari pasangan di aplikasi perjodohan.

Menurut suara merdeka perempuan sering dianggap kaum baperan, padahal apakah salah kalau kita menaruh perhatian kepada seseorang? Sementara orang lain tidak melihat bagaimana si dia menunjukkan bahwa dia ingin dekat dengan kita. Akibatnya, perempuan sering terjebak pada situasi tersebut. Pada awal kencan mereka menunjukkan ingin dekat dengan kita, sementara saat kita berusaha meyakinkan bahwa dia orang yang pantas bagi kita dengan mudah pria meninggalkan begitu saja. Padahal kita terlanjur baper dan menaruh harapan. Ketika tidak terima dan terbawa emosi, laki-laki dengan mudahnya menuduh sifat kita yang terlalu berperasaan. Apakah itu pantas?

Sikap baper mungkin harus kita hindari, supaya kita tidak terlalu ge-er duluan. Nah sebenarnya kegagalan saat berkencan bukan 100% salah kita, mungkin karena kita sebagai perempuan belum paham karakter laki-laki yang sebenarnya. Mungkin tidak semua laki-laki punya jiwa yang sama, tapi tidak ada salahnya bagi perempuan untuk mengetahui karakter pria yang sering menggunakan aplikasi cari jodoh.

Tipe 1: sekedar cari teman

Mungkin ada orang yang menerangkan bio di profil bahwa ia hanya mencari teman, tapi ada juga orang yang tidak menunjukkan tujuannya di bio. Sebagai perempuan, kita harus sadar kalau ada pria yang hanya mencari teman lewat aplikasi karena bosan dengan lingkungan sosialnya. Meski dia terkesan ramah dan menyenangkan, tapi kamu jangan terkecoh. Sebaliknya, kamu harus membaca cara dia berkomunikasi. Orang yang tidak ingin menjalin hubungan dengan kamu biasanya akan bersemangat membahas suatu topik tertentu yang tidak ada kaitannya dengan kamu. Misalnya apa yang sedang trending di berita, film terbaru, atau musisi yang ia sukai. Jika setiap pertemuan ia tidak terkesan ingin mengetahui kepribadianmu, lebih baik anggap saja sebagai teman. Berusaha sopan dan jangan terlalu tebar pesona.

Tipe 2: playboy

Image credit: instagram @iamrenanpacheco

Tipe laki-laki playboy memang menyebalkan, seolah tidak cukup memanjakan satu perempuan tapi inilah hidup. Ada orang yang setia dan ada pula orang yang tidak setia. Kamu hanya perlu menyikapinya dengan santai. 30% laki-laki pengguna tinder dan tantan adalah playboy, mereka sebenarnya punya pasangan di dunia nyata. Ciri yang paling terlihat biasanya mereka tidak mau berbagi halaman social media, atau jika mereka punya social media biasanya jarang update foto. Mungkin setiap 3-5 bulan sekali mereka update foto dan hanya membagikan cerita (instagram story) ke teman-teman dekat. Intinya mereka jarang pamer foto di socmed, padahal kerjaan utama mereka tidak sibuk-sibuk amat.

Laki playboy biasanya bisa dengan mudah mengenali perempuan dari gaya bicaranya. Ia bisa membuat pembicaraan yang garing menjadi lebih menyenangkan, karena mereka sering berhadapan dengan berbagai macam karakter perempuan. Dan yang paling penting, pria playboy sangat mudah mencuri hati perempuan saat kencan pertama.

Tipe 3: iseng-iseng berhadiah

Ada tipe laki-laki yang menggunakan aplikasi cari jodoh sekedar iseng belaka. Tidak ingin terlalu serius, tapi jika menemukan yang tepat dia akan melakukan apapun untuk perempuan yang menurutnya pantas. Orang jenis ini agak sulit terlihat saat 1 atau 2 kali kencan. Pria semacam ini juga sangat mudah ditemui di aplikasi pencari jodoh. Biasanya orang yang iseng-iseng berhadiah tidak malu untuk memulai chat, memulai pembicaraan saat bertemu dan membahas hal-hal menyenangkan. Kalau pembicaraan kalian semakin intens, dia berusaha mengenal kamu lebih dekat artinya dia sangat ingin dekat dengan kamu. Tapi jika dia bersikap sebaliknya, artinya dia tidak ingin melanjutkan hal yang serius dengan kamu. Tapi bukan berarti kamu tidak punya peluang mendekati orang seperti ini. Hanya saja butuh waktu yang agak lama dan usaha ekstra.

Tipe 4: laki-laki cabul

Pria cabul mungkin sangat menakutkan bagi kita ya, girls. Tapi kamu harus tahu ciri-ciri pria cabul yang tidak terlihat dari profilnya. Biasanya laki-laki cabul sangat membuat nyaman perempuan dari topik pembicaraannya, bisa membuat kamu tertawa terbahak-bahak tapi dia orangnya mudah bosan. Karena di dalam pikirannya ia berharap lawan bicaranya menjadi kawan seks baginya. Ia memancing pembicaraan yang membuat kita saling nyaman, tapi begitu kamu memalingkan wajah dia akan terlihat amat bosan. Kamu harus hati-hati dengan orang jenis ini, karena pria semacam ini juga banyak menggunakan aplikasi jodoh. Beberapa diantaranya tidak terbuka menujukkan tujuannya ini lewat bio, malahan bersikap sangat dominan dan menunjukkan seolah-olah dia pantas menjadi pasanganmu.

Bagaimana kita menyikapinya?

Girls, kamu harus sadar bahwa aplikasi hanyalah alat bantu kamu mencari jodoh. Bukan mempercepat jodoh. Aplikasi hanya membantu kamu bertemu dengan orang yang sama-sama single, tapi aplikasi tidak bisa menjamin bahwa pria itu single atau tidak.

  1. Berpikir sehat, bahwa tidak semua laki-laki akan terkesan denganmu sejak pertama kali bertemu.
  2. Bersikap menerima jika suatu saat dia berubah.
  3. Jangan berkhayal terlalu jauh kepada laki-laki hanya dari fotonya, karena belum tentu foto yang ia pasang adalah foto dirinya.
  4. Jangan dulu berkorban kepada orang baru, agar kamu tidak merasa berat hati.
  5. Kalau dia benar-benar ingin berpasangan denganmu, ia akan terbuka tentang dirinya dan orang-orang disekitarnya. Pria yang ingin dekat denganmu juga mencari tahu tentang perempuan yang ia kagumi. Ia juga akan bersikap wajar dan menghargai privasimu.
  6. Jangan terjebak pada situasi yang nyaman, karena orang yang membuatmu nyaman belum tentu orang yang tepat untukmu.
  7. Banyak-banyak bersosialisasi dengan teman-teman lelaki, supaya kamu bisa bersikap wajar dan tidak canggung saat berkencan.
  8. Butuh waktu yang panjang untuk mempertimbangkan orang yang tepat untuk mendampingimu, apalagi jika mengenal lewat aplikasi. Karena kedua belah pihak belum banyak tahu tentang latar belakang, kebiasaan, dan lain-lain.
  9. Jangan terlalu berekspektasi tinggi terhadap si dia. Karena hal inilah yang menyebabkan toxic saat masa kencan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *